Banyak yang bilang bahwa terkadang manusia serupa dengan bunglon, bisa merubah dirinya secara sekejap. Dari sikapnya, perasaannya, sifatnya ataupun perilakunnya. Semua itu serba tak ada yang pasti, seperti apa yang dikatakan dosen saya bahwa manusia slalu berubah dan tak ada yang tetp kecuali perubahan itu sendiri. Namun, tak selamanya perubahan yang begitu cepat terhadap seseorang dapat kita terima secara cepat pula, betul?? seperti seclumit kata yang saya ambil dari sebuah iklan "karena wanita mudah bosan", apa benar begitu? lalu bagaimana dengan lelaki?? apakah hanya wanita yang memiliki perasaan seperti itu??
Saya kurang setuju apabila hanya wanita saja yang dicap sebagai manusia yang mudah bosan, karena dalam faktanya tidak sedikit lelaki yang bosanan terhadap apa yang dimilikinya. Memang sich,wanita cenderung lebih cepat bosan dibandingkan lelaki, tapi bukan berarti lelaki bebas dari tuduhan tersebut.
Tidak sedikit lelaki yang membuang barang-barang miliknya yang masih layak pakai, bahkan terkadang banyak lelaki yang memiliki pacar lebih dari dua hanya karena bosan dengan satu wanita. Tidak jauh beda sebenarnya, banyak pula wanita yang begitu, hanya saja lebih menonjol pria.
Dunia remaja, dunianya manusia yang penuh dengan sejuta godaan, persahabatan yang erat mudah sekali berubah menjadi permusuhan hanya karena terjangkit virus penghancur,ya...apa lagi kalau bukan cinta. Seorang yang periang mendadak murung dan nekat gantung diri karena tak sanggup menahan beban hidup yang sebenarnya belum seberapa dibandingkan beban orang lain. Seorang teman mendadak berubah gaya berpakaiaanya, berdandan, berjalan ataupun gaya hidupnya hanya karena terjangkit virus kewanitaan yang mendalam, biasanya karena sebuah rasa ingin terlihat "WAH". Seorang yang beragama mendadak diketahui menghamili anak wanita orang , , , bla..bla..bla...
Semua perubahan itu terlihat biasa saja saat ini, bahkan seorang ibu yang membunuh anaknya sendiripun dibilang berita biasa. Oh tuhan...ada apa ini...
apa iya dunia hampir berakhir??
sepertinga masih banyak orang-orang yang beragama kuat..
apa mungkin tingkat populasi setan yang melebihi manusia mempengaruhi perubahan manusia tersebut???
hm....saya katakan dengan sejujur-jujurnya bahwa saya BINGUNG dengan perubahan-perubahan yang begitu cepat ini...
Semoga manusia semakin pandai dalam menyikapi faktor-faktor pendorong perubahan yang disediakan era global ini...
0 komentar:
Posting Komentar