malam ini, tak berbeda dengan malam-malam biasanya, tetap gelap, dijogja bintang tak berada di langit, tapi ada di lampu2 kota dan pemukiman penduduk. q mulai duduk dalam kasur lantai yang sudah tak layak lagi untuk dinamakan kasur, mungkin lebih baik jika ini dinamakan karpet. dibelakangku terduduk seorang sahabat yang telah lama bersamaku, yang selalu mendukung semua yang terbaik bagiku. sudah dua malam semenjak aku sampai di rumah munyil kami ini, dia tak berhenti menangis, sakit hati dan kekecewaan yang ku rasakan, ternyata berdampak kepada semua teman-teman yang selalu mendukungku untuk bertahan denganmu.
apa kau tau? pilihanmu telah menyakiti banyak orang disekitarku, mereka adalah wanita-wanita muda yang mengagumi sosokmu dari perjalanan kisahku. mereka adalah teman-temanku yang selalu memandangmu hebat, itu karena, kau mampu membuatku memberikan hatiku padamu. sesok wanita yang sulit untuk jatuh cinta, tlah sukses mencintaimu dengan apa adanya. mencintai kekurangan ataupun kelebihanmu, mencintaimu dengan tulus semua yang ada padamu.
aku adalah wanita yang mudah mengagumi lelaki, tapi untuk mencintainya, itu bukan hal yang mudah begitu pula melupakan seseorg yg telah berhasil aku cintai, seperti kamu. hari ini, aku hanya mampu berdiam diri, memikirkan apa yang sedang kau kerjakan, apa kau sudah makan, jam berapa kau pulang kuliah, jam berapa kau berkumpul di kontrakn temanmu untuk megerjakan tugas rutin, dan apakah kau memikirkanku? pertanyaan konyol yang menghantui pikiranku satu hari ini, dan aku hanya bisa ber"sms"n ria dengan nomer mu yang sudah tidak aktif mulai tadi siang. trimakasih telah mengabulkan permintaanku, dalam 4th ini nomer itu yang slalu menemani kita, dia yang mempertahankn kita maz.
aku berharap, besok aku bangun dengan nafas semangat yang baru, biarkan namamu tetap bersemayam dhatiku. tak ada niatku untuk melupakanmu, aku menyayangimu slalu, tapi maaf, aku tak mampu disampingmu saat ini. aku memikirkan perasaan wanita itu. . .
0 komentar:
Posting Komentar